Minggu, 22 Mei 2016
Aku benci kebohongan, kamu?
Satu tahun, dua belas purnama
Hidup dengan kebohongan
Selama itu dada ku terasa seperti terikat mati dengan tali yang kuat..
sesak, sesak.. ini sangat sesak kasih
Ingin rasa hati melepas semuanya dan
Bernafas lega bersamamu.
tetapi...
Malam itu aku ragu untuk menyatakan sejujurnya
Aku takut melukai hatimu
Aku takut hatimu tersilet kejujuranku ini.
Menghela nafas..
Memandang ikan yang tengah bahagia dengan air dan batu karang
Dan melihat air sungai mengalir sampai berujung laut.
Aku menjalani drama menyakit kan ini
Seperti air sungai itu kasih, menunggu, jalan perlahan, dan pada saatnya tiba berujung laut
Kamu bebas pergi mencari cinta yang lain kasih..
Dan kini kau sudah mendapatkan nya.
Dan aku? Hanya terdiam di tengah luasnya laut ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar